Home News NDLEA bermitra dengan NPFL dalam tes narkoba untuk pesepakbola

NDLEA bermitra dengan NPFL dalam tes narkoba untuk pesepakbola

10
0


Badan Penegakan Hukum Narkoba Nasional dan Liga Sepak Bola Utama Nigeria telah sepakat untuk bermitra dalam pelaksanaan tes narkoba bagi para pesepakbola di negara tersebut sebagai bagian dari upaya untuk mengekang ancaman penyalahgunaan narkoba di Nigeria.

Pernyataan yang ditandatangani oleh Direktur Media dan Advokasi NDLEA, Femi Babafemi, mencatat bahwa ini adalah salah satu poin penting diskusi antara pimpinan lembaga tersebut dan liga sepak bola.

Hal ini terjadi saat Ketua Pengurus NPFL Gbenga Elegbeleye memimpin delegasi melakukan kunjungan kehormatan ke Chairman/Chief Executive Officer NDLEA Brigjen. Jenderal Buba Marwa (purnawirawan), di Abuja pada hari Jumat.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa mantan pemain internasional, Daniel Amokachi; Ketua Asosiasi Sepak Bola Negara Bagian Sokoto, Mohammed Nasiru; Chief Operating Officer NPFL, Davidson Owumi dan Head of Legal, NPFL, Uche Egbe, termasuk di antara delegasi yang menghadiri kunjungan kehormatan tersebut.

Dalam sambutannya, Elegbeleye mengakui kepemimpinan inspiratif dan berdampak yang diberikan Marwa kepada NDLEA untuk menjadi lembaga penegak hukum garis depan.

Elegbeleye tentang kesadaran nasional

Elegbeleye mengatakan kegiatan badan tersebut tidak hanya meningkatkan kesadaran nasional tentang momok narkoba tetapi juga mengurangi impunitas para kartel dan baron narkoba.

Ia mengatakan salah satu permasalahan yang dihadapi industri olahraga di tanah air khususnya sepak bola adalah taruhan dan penggunaan obat-obatan peningkat performa oleh para pesepakbola.

Elegbeleye berkata, “Satu-satunya lembaga yang dapat menyelamatkan situasi ini adalah NDLEA dengan bekerja sama dengan kami untuk melakukan tes narkoba secara acak pada para pemain kami. Begitu mereka mengetahui bahwa kami melakukan tes narkoba, mereka akan menahan diri untuk tidak menyalahgunakan zat terlarang. Inilah sebabnya kami mencari dukungan dan kemitraan dengan NDLEA.”

Dalam tanggapannya, Marwa memuji bos NPFL tersebut atas langkah besar dan inovasinya dalam membangun liga sepak bola.

Ketua NDLEA meyakinkannya bahwa badan tersebut tidak akan menyerah dalam tindakannya melawan kartel narkoba di negara tersebut.

Ia juga menyatakan kesediaan lembaga tersebut untuk bermitra dengan NPFL untuk mengekang penyalahgunaan zat terlarang oleh para pesepakbola.

“Kami senang dengan permintaan Anda untuk melakukan tes narkoba secara acak untuk para pemain. Ini tersedia di semua perintah kami secara nasional dan kami siap bekerja sama dengan Anda dalam hal ini. Kami sangat siap berkolaborasi dan mendukung pencarian Anda,” kata Marwa.

Ia mengatakan liga juga harus mempertimbangkan untuk memobilisasi para pemain bintang untuk terlibat dalam advokasi terbuka melawan penyalahgunaan narkoba karena banyak generasi muda yang menjadikan mereka sebagai panutan.

Tes narkoba dalam olahraga

PUNCH Online melaporkan bahwa pengujian narkoba dalam olahraga merupakan upaya berkelanjutan untuk menjaga kesetaraan dan mempromosikan nilai-nilai persaingan yang sehat, sportivitas, dan mengejar keunggulan.

Efektivitas program ini bergantung pada kolaborasi atlet, organisasi olahraga, dan lembaga anti-doping untuk menegakkan integritas olahraga.

Pada Piala Afrika yang baru saja berakhir di Pantai Gading, beberapa pemain Nigeria dipilih untuk tes acak dan hasilnya negatif.

Penggemar Nigeria memuji striker Super Eagles, Victor Osimhen, atas kebugarannya dan energinya yang tampaknya tak ada habisnya setelah ia dibebaskan bersama rekan setimnya Willian Troost-Ekong dan Moses Simon setelah beberapa kali tes doping oleh CAF.

Sekitar seminggu yang lalu, pemain Juventus Paul Pogba dilarang bermain sepak bola selama empat tahun setelah tes narkoba gagal, menurut laporan media Italia.



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here